Minggu, 08 November 2015

Bekasi Kota PATRIOT

KH. Noer Alie, Ulama Yang Mujahid

Singa Karawang Bekasi atau Si Belut Putih itulah julukan yang di berikan  kepada KH Noer Alie, sebuah julukan yang memang layak di berikan kepadanya atas keberanian dan jiwa patriotnya semasa revolusi melawan penjajahan belanda dan atas jasa2nya kepada negara  itu pulalah, pemerintah Indonesia melalui presiden sby menetapkan kepres yang menganugrahkannya gelar Pahlawan Nasional Indonesia dan mendapatkan Tanda Kehormatan Bintang Maha Putera Adipradana.

pada hari Kamis tanggal 09 November 2006 dalam rangka peringatan Hari Pahlawan di Istana Negara Jakarta.

Bukan orang Bekasi namanya kalau dia tidak kenal "KH. Noer Ali“. itulah ungkapan yang sering di dengar dari para orang tua dahulu mengenai KH Noer Alie. Sosok yang sangat terkenal dimata orang Bekasi karena ia menjadi salah satu ikon kebanggaan masyarakat Betawi (khususnya di Karawang-Bekasi) pada masa revolusi. Seorang kiai yang sangat peduli dengan pendidikan, cerdas, berani dan sangat dihormati oleh lingkungan sekitarnya. Kisah kepahlawanan KH. Noer Alie pun telah menginspirasi seorang pujangga besar Indonesia, yaitu Khairil Anwar untuk menulis karya puisi Antara Karawang-Bekasi yang sangat terkenal itu.

Tulisan ini adalah ringkasan dari buku KH. NOER ALIE KEMANDIRIAN ULAMA PEJUANG dan beberapa blog di internet dengan sedikit modifikasi dari penulis.

Berikut ini biografi singkat KH. Noer Alie :Masa Kecil dan Riwayat Pendidikan KH. Noer Alie.

KH. Noer Alie lahir sebagai anak keempat dari sepuluh bersaudara pasangan H. Anwar bin H. Layu  dan Hj. Maimunah binti Tarbin pada tahun 1914 di Desa Ujung Malang, Onderdistrik Babelan, Distrik Bekasi, Regentschap ( Kabupaten ) MeesterCornelis, Residensi Batavia, sebelum diganti menjadi Desa Ujung Harapan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, atas usulan Menteri Luar Negeri Adam Malik pada tahun 1970-an ketika berkunjung ke Pesantren Attaqwa.

Tidak ada yang tahu persis tanggal dan bulan kelahiran KH. Noer Alie, kecuali tahunnya, 1914. Hal ini disebabkan oleh kebiasaan penduduk kampung yang tidak terbiasa mencatat peristiwa dalam bentuk tulisan. Kalaupun menggunakan daya ingat, semua tergantung dari kemampuan seseorang merangkaikan satu peristiwa dengan peristiwa lain sehingga kelahiran dapat diduga. Meskipun begitu, keabsahannya amat diragukan.

Pada awal usia 3 tahun KH. Noer Alie sudah bisa berbicara dengan bahasa ibu, mengeja huruf, hitungan dan hafal kata yang baru, baik dari bahasa Arab maupun Melayu. Bersamaan dengan masa disapih, KH. NoerAlie mulai bergaul dengan teman-teman sebayanya di luar rumah. Salah satu kelebihan KH. Noer Alie sudah nampak sejak kecil yang kelak akan mempengaruhi kepemimpinannya, yaitu ketika main ia tidak mau tampil di belakang, tidak mau diiringi, ia selalu ingin tampil di muka sebagai orang yang pertama meskipun jumlahnya temannya belasan hingga puluhan. Ketika memainkan permainan anak-anak pun ia tidak mau kalah. Di hampir semua permainan ia selalu tampil sebagai pemenang, seperti cor, bengkat, pelotokan, layang-layang, teprak, dan perang-perangan.

Semasa kecil KH Noer Alie sudah memperlihatkan semangat belajar yang sangat baik, di usia delapan tahun KH. NoerAlie dikhitan dan belajar kepada guru Maksum di kampung Bulak. Pelajaran yang diberikan lebih dititik beratkan pada pengenalan dan mengeja huruf Arab, menghafal dan membaca Juz-amma, ditambah menghafal dasar-dasar rukun Islam dan rukun Iman, tarikh para Nabi, akhlak dan Fiqih. Karena sejak kecil telah terbiasa belajar dengan orangtua dan kakak-kakaknya, KH Noer Alie pun tidak merasa kesulitan mencerna pelajaran-pelajaran yang diberikan oleh gurunya.

Setelah tiga tahun belajar pada guru Maksum. Pada tahun 1925 KH. Noer Alie belajar pada guru Mughni di Ujung Malang. Di sini ia mendapat pelajaran al-Fiah ( tata bahasa arab ), al-Qur’ân, Tajwid, Nahwu, Tauhid, dan Fiqih. Seiring dengan perkembangan usia dan pelajaran yang telah didapat, keingin tahuannya terhadap dunia luar pun semakin kuat. Mula-mula ia dan kawan-kawannya bermain ke kampung-kampung di sekitarnya. Sampai pada keingin tahuannya untuk melihat rumah gedung tuan tanah, tingkah laku tuan tanah dan aparatnya.

Bersamaan dengan itu ia pun sudah bisa membandingkan antara konsep normatif yang diajarkan gurunya dengan kondisi realita penduduk. Kalau gurunya mengajarkan untuk tidak melakukan kegiatan maksiat, justru pada kenyataannya KH. Noer Alie dihadapkan pada kondisi realita tersebut. KH. Noer Alie menganggap ini sebagai akibat dari kurangnya pendidikan agama bagi masing-masing individu masyarakat.Semangat cinta tanah air bernuansa keagamaan merasuk dalam dirinya. Kepada adiknya Hj. Marhamah, ia mengutarakan cita-citanya untuk menjadi pemimpin agama dan membangun sebuah perkampungan surga. Dimana penduduknya beragama Islam dan menjalankan syariat Islam.

KH. Noer Alie juga giat membantu ayah dan ibunya di rumah. Kebiasaan KH. Noer Alie yang sejak kecil sudah nampak adalah bila kerja tidak mau melakukan pekerjaan yang sedikit dan tanggung-tanggung. Ia hanya mau bekerja kalau pekerjaan itu menyeluruh, dari awal sampai akhir, meskipun sarat dengan beban berat.

Di pengajian guru Mughni, KH. Noer Alie dianggap sebagai murid yang pandai, cerdas, dan tekun. Semua mata pelajaran dikuasai KH. Noer Alie dengan baik. Sehingga wajar saja kalau guru Mughni amat sayang kepadanya. Bahkan khusus untuk pelajaran al-Fiah (pengetahuan tentang kaidah tata bahasa Arab), KH. Noer Alie mampu menghafal seribu bait lebih awal. Disaat yang sama, yaitu ketika guru Mughni berkeinginan untuk menjadikan KH. Noer Alie sebagai Badalnya, KH. Noer Alie pun memberitahu kepada orangtua tentang keinginannya mondok ke guru Marzuki. Mengingat bakat, kesungguhan dan tekad yang besar, akhirnya dengan berat hati guru Mughni mengizinkan KH. Noer Alie dapat melanjutkan pendidikan pada guru Marzuki.

Pada tahun 1930-an KH. Noer Alie meneruskan pendidikannya dan mondok pada guru Marzuki di kampung Cipinang Muara, Klender. Disini KH. Noer Alie  menempuh pendidikan tahap lanjutan setingkat Aliyah dengan mata pelajaran sebagaimana yang diberikan pada guru Mughni, tetapi materinya dikembangkan dengan aspek pemahaman yang lebih ditekankan, seperti pelajaran Tauhid, Tajwid, Nahwu, Sharaf dan Fiqih.

Jika memiliki waktu senggang terutama saat libur hari jum’at, seminggu sekali guru Marzuki melakukan kegiatan berburu bajing. Bagi guru Marzuki, bajing sangat merugikannya dan petani kelapa umumnya, karena bajing mempunyai kegemaran memakan kelapa yang masih berada di pohon. Dan dari guru Marzuki ia belajar cara menggunakan senjata.Pada tahun 1933, karena dinilai cerdas dan mampu mengikuti pelajaran dengan baik, KH. Noer Alie diangkat menjadi Badal, yang fungsinya menggantikan sang guru apabila ia sedang Udzur (halangan).Di pondok guru Marzuki, KH. Noer Alie mempunyai banyak teman yang kelak akan menjadi sahabatnya dan ulama terkenal di bilangan Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi, seperti KH. Abdullah Syafi’ie, KH. Abdurrachman Shadri, KH. Abu Bakar, KH. Mukhtar Thabrani, KH. Abdul Bakir Marzuki, KH. Hasbullah, KH. Zayadi dll.

Sebagai murid yang mempunyai keinginan besar dalam menempuh pendidikan, KH. Noer Alie mempunyai keinginan untuk melanjutkan ke pendidikan yang lebih tinggi. Dan dari cerita guru Marzuki, KH. Noer Alie mendengar bahwa pendidikan tingkat lanjut dan agar menjadi ulama yang baik adalah di Makkah. Awalnya guru Marzuki dan H. Anwar pun keberatan, karena melihat ekonomi yang pas-pasan. Guru Marzuki hanya dapat menyarankan agar KH. Noer Alie melanjutkan belajarnya ke guru Abdul Madjid di Pekojan. Tapi KH. Noer Alie menilai, ia tidak akan berkembang jika masih berada di lingkungan Batavia. Mendengar rengekan anak kesayangannya yang berbakat itu, H. Anwar tidak dapat menahan haru. Sebelum berangkat KH. Noer Alie dan KH. Hasbullah menemui guru Marzuki untuk meminta restu. Di akhir pertemuan guru Marzuki berpesan pada kedua murid kesayangannya itu, “meskipun di Makkah belajar dengan banyak Syeikh, tapi kalian tidak boleh lupa untuk tetap belajar pada Syeikh Ali al Maliki”.

Tahun 1934 KH. Noer Alie ditemani sahabatnya KH. Hasbullah berangkat menuju Makkah dengan uang pinjaman dari tuan tanah Wat Siong. Sesampainya di pelabuhan Jeddah, KH. Noer Alie disambut oleh Syeikh Ali Betawi yang bertugas menyambut jamaah haji atau para pelajar yang bermukim di Makkah.

Selanjutnya KH.Noer Alie melanjutkan perjalanan menuju Makkah dengan kendaraan Onta selama dua hari satu malam. Baru beberapa minggu di Makkah, KH Noer Alie mendapat kabar dari jamaah haji yang baru datang, bahwa guru yang sangat dicintai dan dihormatinya, guru Marzuki, meninggal dunia. Untuk sementara waktu, KH. Noer Alie, KH. Hasbullah dan orang-orang yang kenal dengan guru Marzuki berkabung dan melakukan shalat ghaib.Sesuai dengan pesan gurunya, KH. Noer Alie langsung menghubungi Syeikh Ali al-Maliki. Adalah wajar jika guru Marzuki meminta KH. Noer Alie untuk belajar kepada Syeikh Ali al-Maliki karena guru Marzuki adalah murid kesayangan Syeikh Ali al-Maliki ketika mukim di Makkah sejak tahun 1900-1910.

Saat itu Syeikh Ali al-Maliki berusia 75 tahun.  Syeikh Ali al-Maliki adalah Syeikh yang mengajarkan berbagai macam cabang ilmu agama Islam, tapi ajarannya lebih dititik beratkan pada Hadits.Kedekatan KH. Noer Alie dengan Syeikh Ali al-Maliki terwujud pula dalam kegiatan sehari-hari. Hampir setiap hari, apabila menuju dan dari Masjidil Haram KH. Noer Alie memapah Syeikh yang sudah renta itu, yang membutuhkan waktu berjalan sekitar 15 menit. Selain dengan Syeikh Ali al-Maliki, KH. Noer Alie pun menggali ilmu agama dari syeikh lain, terutama Syeikh Umar Hamdan,Syeikh Ahmad Fatoni, Syeikh Ibnul Arabi, Syeikh Muhammad Amin al-Quthbi, Syeikh Achyadi, Syeikh Abdul Zalil dan Syeikh Umar at-Turki.

Kepada Syeikh Umar Hamdan yang berusia sekitar 70 tahun, KH. Noer Alie belajar Kutubussittah. Syeikh Ahmad Fatoni adalah Syeikh yang berasal dari Patani (Muangthai), berumur sekitar 40 tahun, yang memberikan pelajaran Fiqih dengan kitab Iqna sebagai acuannya. Melalui Syeikh Muhammad Amin al-Quthbi yang berusia 45 tahun, KH. Noer Alie belajar ilmu Nahwu, Qawafi (Sastra), dan Badi’ (Mengarang). Selain itu Syeikh Quthbi pun mengajarkan ilmu Tauhid dan Mantiq (ilmu logika yang mengandung Falsafah) dengan kitab Asmuni sebagai acuannya. Sedangkan dari Syeikh Abdul Zalil diperoleh ilmu politik, Syeikh Umar at-Turki dan Syeikh Ibnul Arabi, diperoleh ilmu Hadits dan Ulumul Qur’an.

Berada jauh dengan tanah air tidak membuat KH. Noer Alie lupa dengan bangsanya. Melalui wesel dari orangtua dan surat kabar yang terbit di Saudi Arabia dan Hindia Belanda, KH. Noer Alie mengetahui situasi dan kondisi dunia dan tanah airnya. Adanya sarana organisasi seperti Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia (PPPI), Persatuan Talabah Indonesia (Pertindo), dan Perhimpunan Pelajar Indonesia-Malaya (Perindom), telah menggerakkan hati KH. Noer Alie untuk turut andil didalamnya. Pada beberapa kesempatan ia sempat berdialog dengan beberapa pelajar asal jepang, diantaranya adalah Muhammad Abdul Muniam Inada.

Betapapun pentingnya organisasi, KH. NoerAlie menyadari bahwa menuntut harus ilmu itu lebih diutamakan. Selain itu faktor yang membuat KH. Noer Alie tidak memasuki organisasi yang lebih besar adalah karena masih banyak teman-temannya yang kesulitan keuangan, dan lemahnya kemampuan intelektual dan pengalaman organisasi dari individu masing-masing teman-temannya. KH. Noer Alie pun sadar bahwa kekuatan bisa dibina dari yang kecil,dari yang bawah. Sebagai realisasinya, KH. Noer Alie dan beberapa temannya seperti KH. Hasan Basri membentuk organisasi Persatuan Pelajar Betawi (PPB), dengan KH.Noer Alie sebagai ketuanya.

Ketika suasana mendekati perang dunia II ( akhir 1939 ), KH. Noer Alie yang sudah memiliki cukup ilmu memutuskan untuk kembali ke tanah air. Syeikh Ali al-Maliki yang melihat potensi keulamaan KH. Noer Ali, berpesan diakhir pertemuan:"Kalau kamu mau pulang, silahkan pulang. Tapi Ingat, jika bekerja jangan jadi penghulu (pegawai pemerintah).  Kalau kamu mau mengajar, saya akan ridha dunia-akhirat".

Mendirikan Pesantren dan Berjuang Mempertahankan Kemerdekaan Kepulangan KH. Noer Alie ke kampung halamannya Ujung Malang pada awal Januari tahun 1940, telah menjadi duri dalam daging bagi Tuan tanah dan pemerintah Hindia Belanda. Setelah mendirikan Pesantren, maka di tahun yang sama tepatnya pada bulan April, ia menikah dengan Hj. Siti Rahmah binti KH. Mughni.

Salah satu karya KH Noer Alie yang dapat kita rasakan manfaatnya sampai sekarang adalah pembangunan dan pembukaan akses jalan secara besar–besaran antara kampung Ujung Malang, Teluk Pucung, dan Pondok Ungu.
Dalam setiap jalan yang dibangun beliau tidak pernah mengeluarkan biaya untuk pembebasan tanah warga, tetapi apabila itu merupakan instruksi dari Engkong Kiai, semua warga dengan sukarela dan ikhlas akan mewakafkan, dan beliau terjun langsung memimpin gotong-royong pengerjaannya pada pertengahan tahun 1941. Sebagai salah satu pemimpin agama yang namanya sudah masuk dalam daftar Shimubu (Kantor Urusan Agama), pada masa pendudukan Jepang (1942-1945), KH. Noer Alie menyikapinya dengan sangat hati–hati.Pada pertengahan April 1942 KH. Noer Alie memenuhi undangan tentara Jepang menghadap pimpinan Shimubu di kantor Shimubu, dekat Masjid Matraman, Jatinegara. Ternyata disana ada Muhammad Abdul Muniam Inada, pelajar Jepang yang menjadi temannya di Makkah menjadi ketua Shimubu.

Secara formal, atas nama pemerintahan pendudukan, Muniam meminta kepada KH. Noer Alie agar bersedia membantu Jepang dalam bentuk partisipasi langsung dalam aktifitas yang diprogramkan Shimubu. Menyadari posisinya dalam kondisi serba salah, dengan kemahirannya berdiplomasi, KH. Noer Alie secara halus menolak ajakan Muniam dengan alasan "Saya sedang memimpin pesantren yang baru didirikan. Kalau saya terjun bersama ulama lain, bagaimana nasib santri saya, mereka akan tercerai berai tak terurus". Dengan alasan yang masuk akal tersebut Muniam mengijinkan KH. Noer Alie untuk tetap mengurus pesantren sambil tetap berdoa demi kemakmuran Asia Raya.Untuk mempersiapkan diri bila sewaktu-waktu bangsa Indonesia harus bertempur secara fisik, KH. Noer Alie menyalurkan santrinya ke dalam Heiho (pembantu prajurit), Keibodan (barisan pembantu polisi) di Teluk Pucung, dan menyuruh salah seorang santrinya untuk mengikuti latihan kemiliteran Pembela Tanah Air (PETA).

Ketika Indonesia merdeka, ia terpilih sebagai Ketua Komite Nasional Indonesia Daerah (KNID) Cabang Babelan. Tanggal 19September 1945 ketika diselenggarakan Rapat Raksasa di Lapang Ikada Jakarta, KH.Noer Ali mengerahkan massa untuk hadir. Dalam mempertahankan kemerdekaan, ia menjadi Ketua Laskar Rakyat Bekasi, selanjutnya menjadi Komandan Batalyon III Hisbullah Bekasi. Gelar kiai haji sendiri beliau dapatkan dari Bung Tomo yang dalam pidatonya melalui pemancar Radio Surabaya atau Radio Pemberontaknya berkali-kali menyebut nama KH. Noer Alie, akhirnya gelar guru pun tergeser dan berganti dengan makna yang sama, Kiai Haji.

Ketika terjadi Agresi Militer Juli 1947 KH. Noer Ali menghadap Jenderal Oerip Soemohardjo di Yogyakarta. Ia diperintahkan untuk bergerilya di Jawa Barat dengan tidak menggunakan nama TNI. KH. Noer Alie pun kembali ke Jawa Barat dengan berjalan kaki dan mendirikan sekaligus menjadi Komandan Markas Pusat Hizbullah-Sabilillah (MPHS) Jakarta Raya di Karawang.

Untuk menunjukkan bahwa pertahanan Indonesia masih eksis, dibeberapa tempat MPHS melakukan perang urat syaraf (psy-wars). KH Noer Alie memerintahkan pasukannya bersama masyarakat di Tanjung Karekok, Rawa Gede dan Karawang untuk membuat bendera Merah-putih ukuran kecil yang terbuat dari kertas. Ribuan bendera tersebut lalu ditancapkan di setiap pohon dan rumah penduduk dengan tujuan membangkitkan moral rakyat bahwa ditengah-tengah kekuasaan Belanda masih ada pasukan Indonesia yang terus melakukan perlawanan.

Aksi herois tersebut membuat Belanda terperangah dan mengira pemasangan bendera merah-putih tersebut dilakukan oleh TNI, Belanda langsung mencari Mayor Lukas Kustaryo, karena tidak ditemukan Belanda marah dan membantai sekitar empat ratus orang warga sekitar Rawa Gede. Pembantaian yang terkenal dalam laporan De Exceseen Nota Belanda itu disatu sisi mengakibatkan terbunuhnya rakyat, namun disisi lain para para petinggi Belanda dan Indonesia tersadar bahwa disekitar Karawang, Cikampek, Bekasi dan Jakarta masih ada kekuatan Indonesia. Sedangkan citra Belanda kian terpuruk karena telah melakukan pembunuhan keji terhadap penduduk yang tidak bedosa.

Pada tanggal 29 November 1945 terjadi pertempuran sengit antara pasukan KH Noer Alie dengan Sekutu di Pondok Ungu. Pasukan yang sebelumnya telah telah diberikan motifasi juang seperti Puasa, doa hizbun nasr, ratib al-haddad, wirid, shalat tasbih, shalat hajat, dan shalat witir, lupa dengan pesan KH. Noer Alie agar tidak sombong dan angkuh. Melihat gelagat yang tidak baik, KH. Noer Alie menginstruksikan seluruh pasukannya untuk mundur. Sebagian yang masih bertahan akhirnya menjadi korban di pertempuran Sasak Kapuk.

Kecintaan terhadap bidang pendidikan telah membuat KH. Noer Alie berinisiatif untuk membentuk Lembaga Pendidikan Islam (LPI) bersama KH. Rojiun, yang salah satu programnya adalah mendirikan Sekolah Rakyat Islam di Jakarta dan Jawa Barat. Di Ujung Malang, KH Noer Alie kembali mengaktifkan pesantrennya dengan SRI sebagai lembaga pendidikan pertama.

Pada bulan Juli 1949 KH. Noer Alie diminta oleh Wakil Residen Jakarta Muhammad Moe’min untuk menjadi Bupati Jatinegara. Teringat pesan gurunya Syeikh Ali al-Maliki agar tidak menjadi pegawai pemerintah, maka KH. Noer Alie pun menolak dengan halus tawaran tersebut. Membangun Politik Membentengi Ummat Paska perang kemerdekaan perjuangan KH.Noer Alie terus berlanjut dalam bidang politik, pendidikan, dan sosial. Maka pada tanggal 19 April 1950 KH. Noer Alie ditunjuk sebagai Ketua Masyumi Cabang Jatinegara.

Peran Politik KH Noer Alie cukup besar dalam perjuangan pergerakan Republik Indonesia terutama untuk wilayah Bekasi. KH. Noer Alie juga tercatat sebagai salah seorang yang membidani lahirnya kabupaten bekasi yang sebelumnya bernama kabupaten Jatinegara.

Setelah LPI tidak aktif, maka pada tahun 1953 KH. Noer Alie membentuk organisasi sosial yang diberi nama Pembangunan Pemeliharaan dan Pertolongan Islam (P3i) yang kedepannya akan berganti nama menjadi Yayasan Attaqwa. Yayasan P3i adalah induk dari pendidikan SRI, pesantren, dan kebutuhan ummat Islam lainnya.

Kemudian pada tahun 1954 KH. Noer Alie menginstruksikan kepada KH. Abdul Rahman untuk membangun Pesantren Bahagia yang murid pertamanya adalah lulusan SRI Ujung Malang yang berjumlah 54 orang. Setelah dinilai mandiri oleh KH. Noer Alie, maka pada tanggal 6 agustus 1956 Yayasan P3i telah mendapat pengakuan secara hukum melalui notaris Eliza Pondang di Jakarta.

Pada pemilu 1955, Masyumi Bekas memperoleh suara terbanyak. Kemenangan ini tidak terlepas dari kemahiran politik dan kharisma KH. Noer Alie. Atas dasar itu ia ditunjuk Masyumi Pusat sebagai salah satu anggota Dewan Konstituante pada bulan September 1956.

Saat aktif di pusat. Ia pun hadir dalam Muktamar Alim Ulama Seluruh Indonesia di Palembang pada 8-11 Sepetember 1957. Dan dihadiri oleh lebih dari seribu ulama dari Aceh hingga Papua. Disini KH. Noer Alie diangkat sebagai anggota Seksi Hukum Majelis Permusyawaratan Ulama Indonesia. Setelah redupnya kejayaan DPP Masyumi dan diproklamirkannya Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PPRI) yang didirikan untuk menandingi Pemerintahan Pusat. Maka untuk melindungi umat agar tidak terombang-ambing oleh kekuatan luar yang tidak baik, KH. Noer Alie pun bergabung dengan Badan Kerjasama Ulama-Militer (BKS-UM) dan diangkat sebagai anggota Majelis Ulama di Resimen Infanteri 7/III Purwakarta.

Mewujudkan Perkampungan Surga Setelah pengunduran dirinya dari pentas politik praktis, kembalinya KH. Noer Alie di tengah-tengah umat dimaknai oleh murid dan para pecintanya sebagai hikmah dan rahmat. Bagaimana tidak, kalau sebelumnya mereka jarang bertemu KH. Noer Alie, sejak saat itu dapat bertemu setiap hari. Berbagai persoalan, terutama yang menyangkut masalah agama dan politik yang sulit dimengerti umat dapat terjawab memuaskan. Kehadiran KH. Noer Alie dirasakan sebagai pembawa kesejukan dan pelindung umat.

Dipindahkannya Pesantren Bahagia dari kampung Dua Ratus ke Ujung Malang memudahkan KH. Noer Alie dan para guru dalam proses belajar-mengajar. selanjutnya tahun 1962 KH. Noer Alie mendirikan Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Sekolah Persiapan Madrasah Menengah Attaqwa (SPMMA).

Sedangkan untuk pendidikan putri, pada tahun 1964 KH. Noer Alie mendirikan Madrasah al-Baqiyatus-Shalihat.Tahun 1963 ia nyaris ditangkap, ketika banyaknya tamu dari luar Bekasi yang berkunjung ke kediaman KH. Noer Alie. Kondisi ini dimanipulasi oleh PKI yang membuat isu bahwa tamu yang berkunjung itu adalah anggota DI/TII.

Mendengar pengaduan tersebut aparat keamanan segera mengepung Pesantren Attaqwa. KH.Noer Alie pun menyangkal tuduhan itu, dan meminta tentara agar menggeledah."Sekarang kita geledah kampung ini. Kalau terdapat anggota DI, tembak saya. Tapi kalau nggak dapat, ente yang ana tembak". Medengar keseriusan dan kebenaran argumentasi KH. Noer Ale, akhirnya pasukan ditarik mundur.

Ketika terjadi peristiwa G30S/PKI meletus, para santri KH. Noer Alie yang tergabung dalam Cabang PII ikut membantu pemberantasan PKI bersama dengan TNI dan generasi muda lainnya. Saat itu juga KH. Noer Alie membagikan fotocopy Hizb Shagir kepada masyarakat Ujung Harapan dan sekitarnya yang harus diamalkan ketika bahaya terjadi.

Melihat kemunduran pesantren-pesantren yang disebabkan karena Intervensi pemikiran dan Modernisasi sekuler, ataupun karena faktor kiayinya yang banyak meninggalkan pondok pesantren. Maka melalui musyawarah antara para kiai dan ulama pemimpin pondok pesantren di Jawa Barat, yang diadakan di Cianjur 4-6 Maret 1972 (19-21 Muharram 1392 H) sepakat membentuk Badan Kerja Sama Pondok Pesantren (BKSPP) Jawa Barat, dengan KH. Noer Alie sebagai Ketua Umum Majelis Pimpinan BKSPP didampingi KH. Sholeh Iskandar sebagai Ketua Badan Pelaksana BKSPP,  KH. Khair Effendi, dan KH. Tubagus Hasan Basri.

Pada tahun 1982-1983 ramai dibicarakan masalah pelarangan jilbab bagi siswi Muslim di SLTP dan SLTA. KH. Noer Alie bersama BKSPP membuat Fatwa Ulama Pondok Pesantren tentang busana Muslimah. KH. Noer Alie juga menentang RUU Perkawinan 1973 yang menyimpang dari ajaran Islam. Pada puncaknya ia kerahkan 1000 orang ulama di Pesantren Asyafi’iyyah Jatiwaringin untuk berbaiat tetap memperjuangkan RUU Perkawinan yang sesuai dengan ajaran Islam.

Terkenal pula kegiatannya menentang judi-judi resmi seperti Porkas dan SDSB.Sebagai upaya menghadapi tantangan zaman, sudah waktuknya tampuk kepemimpinan dilimpahkan kepada para kader yang sudah ditempanya sejak lama. Bersamaan dengan itu nama Yayasan Pembangunan Pemeliharaan dan Pertolongan Islam (P3i) juga ikut diganti menjadi Yayasan Attaqwa. Maka KH. Noer Alie yang bertindak sebagai Pendiri dan Pelindung, memilih putra tertuanya, KH. M. Amin Noer, MA, sebagai Ketua Yayasan Attaqwa.Bersama H. Suko Martono, pejabat Pemerintah Daerah Bekasi, dan tokoh Islam di Bekasi, KH. Noer Alie turut serta membentuk Yayasan Nurul Islam, yang salah satu programnya adalah membangun gedung Islamic Centre Bekasi, yang ide pembangunannya berasal dari KH. Noer Alie.

Dari catatan lain ditemukan bahwa pada tahun 1984 KH Noer Alie kedatangan tamu pakar sejarah dari Belanda yang ditemani oleh seorang penterjemah dari wartawan koran Pelita. Dari pembicaraan Pakar sejarah dari Belanda tersebut terkuak bahwa KH. Noer Alie, yang oleh penjajah Belanda lebih dikenal sebagai Kolonel Noer Alie. Pakar sejarah dari Belanda itu kagum akan sosok KH. Noer Alie dan berkata:“Ternyata seorang Kolonel Noer Alie bukan tentara yang gagah perkasa. Penampilan anda begitu bersahaja. Bahkan sangat sederhana. Malah pakai kain dan kopiah putih. Saya takjub dengan jati diri Anda“.Tatkala benih “perkampungan surga” mulai dirintis, dan tatkala cahaya Islam mulai menunjukkan tanda-tanda kecerahannya, sejak awal Mei 1991 KH. Noer Alie jatuh sakit. Sembilan bulan kemudian, tepatnya pada 29 Januari 1992, KH. Noer Alie wafat, dipanggil Sang Khaliq di rumahnya, di tengah-tengah kompleks Pondok Pesantren Attaqwa Putri yang dirintisnya sejak muda. beliau meninggalkan seorang istri bernama..dan ..anak…serta Pejuang Sepanjang Hayat Mengenang KH Noer Alie adalah mengenang pejuang sepanjang hayat,dibidang manapun diperlukan bangsa dan umat.

Nama beliau mesti tercatat di “tugu syuhada” Indonesia sebagai ulama teladan yang selalu bersama rakyat.Jakarta, 1991Jenderal TNI (Purn) Abdul Haris Nasution

Sumber Tulisan:

Anwar, Ali. 2006. K.H. NOER ALIE KEMANDIRIAN ULAMA PEJUANG, Bekasi: Yayasan Attaqwa.

http://www.bangfauzy.com/profiltokoh.

http://www.geocities.com/muzfikri/BI1A.html

Sabtu, 07 November 2015

Sunnah Nabi Yang Dahsyat

Sunnah Nabi Yang Dahsyat

1⃣    B.A.B duduk, beresiko tinggi terkena wasir/ambeien. BAB jongkok lebih bersih dan menyehatkan, dan yg terpenting itu adalah SUNNAH.

2⃣  Kencing berdiri beresiko prostat dan batu ginjal. Kencing jongkok lebih bersih dan menyehatkan, dan yg terpenting itu adalah SUNNAH.

3⃣    Enzim di tangan membantu makanan lebih mudah dicerna. Dibanding dengan besi, kayu, atau plastik, makan dengan tangan lebih bersih, fitrah dan menyehatkan, dan yg terpenting itu adalah SUNNAH.

4⃣    Makan dan minum berdiri dpt mengganggu perncernaan. Dengan duduk lebih santun dan menyehatkan, dan yg terpenting itu adalah SUNNAH.

5⃣    Makan di kursi, masih kurang menyehatkan. Dengan duduk di lantai, tubuh akan membagi perut menjadi 3 ruang: udara, makanan dan air, dan yg terpenting itu adalah SUNNAH.

6⃣    Makan buah setelah makan (cuci mulut) kurang bagus bagi lambung, karena ada reaksi asam. Yang sehat adalah makan buah sebelum makan, membantu melicinkan saluran pencernaan dan membuatnya lebih siap, dan yg terpenting itu adalah SUNNAH.

7⃣    Tidur tengkurep tidak bagus untuk kesehatan, bahkan itu tidurnya syetan. Tidur menghadap kanan lebih menyehatkan, dan yg terpenting itu adalah SUNNAH.

8⃣    Banyak Rahasia Sunnah yg telah diteliti para pakar, dari segi hikmah, manfaat, dan kesehatan. Benarlah yg dikatakan: di balik sunnah ada kejayaan. Bagi kita, jika misalnya belum tahu manfaatnya, terus saja semangat mengikuti adab dan tuntunan Rasul. Manfaat itu efek samping, motivasi utamanya adalah mengikuti adab dan tuntunan Rasul.

9⃣     Seorang dokter Eropa berkata: jika semua manusia mengamalkan 3 sunnah saja (sunnah makan, sunnah di Kamar Mandi, dan sunnah tidur), maka harusnya saya berhenti jadi dokter karena tidak ada pasien..

Subhanallah....

Cintailah sunnah Nabi, tidak hanya adab2 sehari tapi seluruh apa yang telah Rasullah tetapkan dalam Dien Islam .. "Mau yg disukai atau tidak".

بَارَكَ اللهُ فِيْك

Renungan Diri

                     Renungan untuk diri

     Mengapa Amal Baikku Hilang dari Buku Catatan Amalku ?

Rasulullah saw bersabda,

Salah seorang dari kalian akan datang di Hari Kiamat dan berdiri di depan Mahkamah Allah swt. Kemudian Buku catatan amalnya diberikan kepadanya, namun ia tidak mendapati amal baik yang pernah ia lakukan. Ia pun berkata, “Tuhanku, ini bukanlah buku catatan amalku. Sungguh aku tidak mendapati ketaatan yang telah aku lakukan.”

Kemudian Allah berkata kepadanya, “Sungguh Tuhanmu tidak akan salah dan lupa. Amalmu hilang karena engkau menggunjing orang lain.”

Lalu datanglah seorang yang lain dan diberikan pula buku catatan amal kepadanya. Ia pun melihat kebaikan dan ketaatan yang begitu banyak. Dia berkata, “Tuhanku, ini bukanlah buku catatan amalku. Sungguh aku tidak melakukan berbagai kebaikan ini.”

Kemudian Allah berkata kepadanya, “Sesungguhnya si fulan menggunjingmu maka kebaikan-kebaikannya diberikan kepadamu.”

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيراً مِّنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ وَلَا تَجَسَّسُوا وَلَا يَغْتَب بَّعْضُكُم بَعْضاً أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَن يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتاً فَكَرِهْتُمُوهُ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَّحِيمٌ ١٢

Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah banyak dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa, dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain, dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain.

Apakah ada di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. Dan bertakwalah kepada Allah, sungguh Allah Maha Penerima tobat, Maha Penyayang.
(Al-Hujurat 12)

Masihkah kita akan bergosip, mengghibah atau menggunjing tentang kejelekan orang lain?


Berbaik Sangka


                                 BERBAIK SANGKA

Kita tidak bisa membaca hati manusia, apalagi hanya dari dunia maya.

Belum tentu orang yang menuliskan rutinitas amalnya adalah riya’.
Bisa jadi ia berniat menyemangati kawannya.

Belum tentu orang yang mengabarkan rizqi yang diterimanya adalah berbangga-banggaan dengan harta. Bisa jadi, ia ingin menyiarkan syukur atas karunia-Nya.
.
Mereka yang menuliskan pengalamannya di sosial media, belum tentu ingin menjadi selebritis dunia maya. Bisa jadi ada inspirasi yang hendak dibagikannya.
.
Mereka yang mengabarkan sedang mengisi kultum entah di mana, belum tentu ingin dipuji amal dakwahnya. Bisa jadi ia ingin memberi harapan pada rekannya, bahwa di sana dakwah masih menyala.
.
Mereka yang menyampaikan secuplik ilmu yang diketahuinya, belum tentu ingin diakui banyak ilmunya. Bisa jadi ia terpanggil untuk menyampaikan sedikit yang ia punya.
.
Mereka yang gemar mengkritisi kekeliruan yang dilihatnya, belum tentu merasa dirinya paling benar sedunia. Bisa jadi, itu karena ia sungguh mencintai saudaranya
.
Isi hati adalah misteri, maka baik sangka lebih terpuji
.
Mereka yang gemar menuliskan apapun yang dipikirkannya, belum tentu ingin diakui sebagai perenung berwibawa. Bisa jadi, ia adalah pelupa, dan mudah ingat dengan membagikannya.
.
Mereka yang selalu merespon apa yang dilihatnya, belum tentu ingin eksis di dunia maya. Bisa jadi ia memang senang berbagi yang dia punya.
.
Tapi baik sangka, tak berarti membiarkan kawan-kawan melakukan sesuatu yang nampak keliru di mata kita.
Baik sangka, harus disertai dengan saling mengingatkan agar tidak tergelincir niatnya, agar tidak terhapus pahala amalnya.
.
Isi hati adalah misteri. Namun apa yang nampak keliru di mata kita, disitulah tugas kita untuk meluruskannya.
Baik sangka itu menentramkan.
Namun, saling mengingatkan juga merupakan kebutuhan.
Baik sangka itu indah, tapi bukan berarti membiarkan saudara terlihat salah.
Baik sangka, dan nasihat-nasihati adalah kewajiban sesama muslim.
Semoga kita bisa senantiasa belajar bersama.

Kamis, 09 Mei 2013

BENTUK BUMI MENURUT AL QUR'AN DAN BIBEL



BENTUK BUMI MENURUT AL QURAN DAN BIBEL

Jika kita lahir di zaman kuno, saat belum ada teknologhy, lalu kita berdiri di tepi laut, atau dipuncak gunung, maka sejauh mata memandang, kita cuma boleh melihat 1 garis lurus diujung cakrawala iaitu garis horizon.

Masa itu, kita tak mungkin tahu jika bumi itu berbentuk bundar pipih.
Tapi, 1 buah Kitab, berani menentang pemikiran tak betul masa itu.

"Dia menciptakan langit dan bumi dengan benar; Dia menutupkan malam atas siang dan menutupkan siang atas malam..."
(Al Qur'an, 39:5)

Dalam Al Qur'an, kata-kata yang digunakan untuk menjelaskan tentang alam semesta sungguh sangat penting. Kata Arab yang diterjemahkan sebagai "menutupkan" dalam ayat di atas adalah "takwir".

Dalam kamus bahasa Arab, misalnya, kata ini digunakan untuk menggambarkan pekerjaan membungkus atau menutup sesuatu di atas yang lain secara melingkar, sebagaimana surban dipakaikan pada kepala.

Keterangan yang disebut dalam ayat tersebut tentang siang dan malam yang saling menutup satu sama lain berisi keterangan yang tepat mengenai bentuk bumi.

Pernyataan ini hanya benar jika bumi berbentuk bulat. Ini berarti bahwa dalam Al Qur'an, yang telah diturunkan di abad ke-7, telah diisyaratkan tentang bentuk planet bumi yang bulat.

Namun perlu diingat bahwa ilmu astronomi kala itu memahami bumi secara berbeda. Di masa itu, bumi diyakini berbentuk bidang datar, dan semua perhitungan serta penjelasan ilmiah didasarkan pada keyakinan ini.

Sebaliknya, ayat-ayat Al Qur'an berisi informasi yang hanya mampu kita pahami dalam satu abad terakhir. Oleh karena Al Qur'an adalah firman Allah, maka tidak mengherankan jika kata-kata yang tepat digunakan dalam ayat-ayatnya ketika menjelaskan jagat raya.

Jika kita lahir di zaman kuno, maka kita pun dapat dipastikan berfikiran jika bumi itu kotak persegi seperti lazimnya ramai orang pada masa itu.

Zaman dahulu pun ramai orang berfikiran jika bumi itu bersudut 4, dan diujung laut itu macam air terjun. Jadi, ramai orang tak berani berlayar jauh sangat mencari ikan kerana mereka takut jatuh dari "Air Terjun" di ujung bumi.

Dan, ada pulak 1 buah Kitab yg mengaku Suci & berasal dari Tuhan, lalu dia menulis dengan jelas & banyak sekali dalam ayatnya jika bumi itu datar & berujung 4.

Apa yg sy tulis ini bukan menurut sy, bukan KATA SAYA, bukan KATA ORANG, bukan KATA MASS MEDIA, tapi KATA KITAB yg mengaku suci & dari TUHAN. Dan inilah bukti ayat-ayat "Suci" tapi salah yang katanya berasal dari "Tuhan":


Matius 24:31 Dan Ia akan menyuruh keluar malaikat-malaikat-Nya dengan meniup sangkakala yang dahsyat bunyinya dan mereka akan mengumpulkan orang-orang pilihan-Nya dari KEEMPAT PENJURU BUMI, dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain

Markus 13:27 Dan pada waktu itupun Ia akan menyuruh keluar malaikat-malaikat-Nya dan akan mengumpulkan orang-orang pilihan-Nya dari dari KEEMPAT PENJURU BUMI, dari ujung bumi sampai ke ujung langit

Wahyu 7:1. Kemudian dari pada itu aku melihat empat malaikat berdiri pada dari KEEMPAT PENJURU BUMI dan mereka menahan keempat angin bumi, supaya jangan ada angin bertiup di darat, atau di laut atau di pohon-pohon

Wahyu 20:8 dan ia akan pergi menyesatkan bangsa-bangsa pada dari KEEMPAT PENJURU BUMI, yaitu Gog dan Magog, dan mengumpulkan mereka untuk berperang dan jumlah mereka sama dengan banyaknya pasir di laut

Matius 12:42 Pada waktu penghakiman, ratu dari Selatan itu akan bangkit bersama angkatan ini dan ia akan menghukumnya juga. Sebab ratu ini datang dari ujung bumi untuk mendengar hikmat Salomo, dan sesungguhnya yang ada di sini lebih dari pada Salomo!

Saudara saudari semua, meski kita naik ke puncak gunung tertinggi di Tibet & boleh dapat melihat sejauh ribuan mil, tapi tetap lah kita tak dapat tengok seluruh bumi, bagian belakang bumi yg bundar tetap tak boleh nampak. Ini hanya boleh berlaku jika bumi itu datar! Ini ayatnya:

Matius 4:8 Dan Iblis membawa-Nya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya,

Lukas 4:5 Kemudian ia membawa Yesus ke suatu tempat yang tinggi dan dalam sekejap mata ia memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia.

Daniel 4:10 Adapun penglihatan yang kudapat di tempat tidurku itu, demikian: di tengah-tengah bumi ada sebatang pohon yang sangat tinggi;
11 pohon itu bertambah besar dan kuat, tingginya sampai ke langit, dan dapat dilihat sampai ke ujung seluruh bumi.

Ayat-ayat diatas ini pun bermakna bumi itu datar, bukan bundar, kerana mustahil orang dapat tengok pohon setinggi apapun dari bagian belakang bumi yg bundar. Ini cuma boleh berlaku jika bumi datar!

Mungkinkah TUHAN menulis bumi berujung 4?
Mungkinkah TUHAN keliru?
Mungkinkah TUHAN cakap bumi itu datar?
Jelas ini bukan Firman Tuhan!

Masih banyak ayat alkitab Christian yang menyatakan bumi ini datar, bersudut 4, berujung ini masih banyak lagi lainnya:

Matius 12:42, Lukas 11:31, Kisah Rasul 1:8, Kisah Rasul 13:47, Roma 10:18, Yesaya 24:16 , Yesaya 5:26, Amsal 30:4, Amsal 17:24, Mazmur 135:7, Mazmur 98:3 , Mazmur 72:8, Mazmur 67:8, Mazmur 65:9, Mazmur 65:6, Mazmur 61:3, Mazmur 59:14, Mazmur 46:10, Mazmur 22:28, Mazmur 19:5, Mazmur 2:8, Ayub 38:13, Ayub 37:3, Ayub 28:24, Ulangan 33:1, Ulangan 28:6, Ulangan 28:49, Ulangan 13:7.

Sila tengok sendiri, sy tak cuma asal bicara, semua ada bukti. Dan,,, memang terbukti, alkitab christian tak lah suci lagi...

Pernah dengar "ALIRAN SESAT"? Apa hukumnya?

Zaman dahulu, para ilmuwan yg berpendapat jika bumi itu bundar, langsung dianggap semacam pendiri ALIRAN SESAT!

Apa pasal para ilmuwan itu dianggap pendiri aliran sesat? Kerana mereka menentang & berlawanan dengan alkitab christiani yg banyak menulis jika BUMI ITU BERSUDUT 4 & BER-UJUNG 4!... hihi..


Para Ilmuwan yg dianggap pendiri ALIRAN SESAT itu ialah: Galileo Galilei, Copernicus dan lainnya. Mereka di fatwa oleh Gereja dengan hukuman MATI.

Coba tengok, inilah bukti kesesatan & kesalahan alkitab christian yg nyata.

Itulah mengapa Qur'an disebut mukjizat terbesar & sepanjang masa kerana banyak ayat Qur'an yang baru dapat dibuktikan oleh peralatan modern abad terahir. Mulai dari Astronomi, Geology, Biology, Math, chemistry, Oceanography dan segala bidang.

Sebuah Mukjizat terbesar berupa sebuah buku yang diturunkan melalui seorang Al-Amin (tak pernah berbohong) yang tak dapat membaca dizaman kuno kepada ummat terakhir yang pintar dan selalu membaca buku di zaman modern dan baru dapat dibuktikan oleh peralatan akhir zaman. Siapa lagi yg mewahyukan jika bukan PENCIPTA ALAM SEMESTA?

Jadi,,, 1 bukti lagi... ISLAM TERBUKTI BENAR....

Qs.3 Ali Imran:85 Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka SEKALI-KALI TIDAK AKAN DITERIMA daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi

Qs.3 Ali Imran:19 Sesungguhnya agama disisi Allah HANYALAH Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya

Sabtu, 27 Oktober 2012

NABI ISA 'ALAIHI SALLAM VS YESUS KRISTUS

MENGUNGKAP PERBEDAAN NABI ISA 'ALAIHISALLAM VERSUS TUHAN YESUS KRISTUS YANG AKAN MUNCUL KEMBALI KE DUNIA



Lantaran terdapat dua versi TOKOH dalam dunia ini, maka umat Islam perlulah mengetahui siapakah yang akan hadir pada akhir zaman ini, NABI ISA versi Islam atau TUHAN YESUS versi Kristian? marilah kita memulai pembahasan ini mungkin akan memakan banyak waktu anda lebih lama karena membaca Ar
tikel ini,,,,sebelumnya Azroul mohon maaf kalau ada yang tersilaf dalam kata2 Artikel ini, bukan bermaksud mengguris perasaan atau melukai hati pembaca non muslim sekalian,,,heuheuheuheuheu,,,piiiiisssss


“Demi Yang jiwaku ada di tangan-NYA, hampir-hampir akan turun di tengah-tengah kalian Ibnu (putera) Maryam, sebagai Hakim yang Adil. Ia mematahkan salib, membunuh babi, dan meletakkan (tidak memungut, pent.) jizyah, dan harta ketika itu melimpah tidak seorang pun menerimaNya, sehingga satu sujud menjadi lebih baik daripada dunia dan apa yang ada padanya.” Abu Hurairah mengatakan: Bacalah bila kalian mau, ayat (artinya): Dan tidaklah seorang pun dari ahlul kitab kecuali akan benar-benar beriman kepadanya sebelum kematianNya, dan di hari kiamat nanti Ia akan menjadi saksi bagi mereka.” (Shahih, HR. Al-Bukhari no. 3264, 3/1272. Bab 50 Nuzul Isa bin Maryam ‘alaihissalam; Muslim no. 155, 1/135 Bab 71 Nuzul Isa bin Maryam Hakiman bi Syari’ati Nabiyyina Muhammad. Ini adalah lafadz Al-Bukhari)

Sesungguhnya Nabi yang mulia ini memiliki kedudukan yang tinggi dalam Islam. Namun tidak diketahui oleh orang-orang yahudi dan nasrani atau mereka pura-pura *****( maaf sensor) terhadapNya dalam realita mereka, atau dalam keyakinan serta tulisan-tulisan mereka. Islam telah memenuhi kedudukan mulia tersebut, menetapkannya dengan sebaik-baiknya, serta menyempurnakannya. Islam juga bersikap obyektif dalam banyak ayat yang jelas dan mulia. Hanya apa yang ditetapkan Islam itulah yang dapat diterima oleh akal yang sehat, bukan selainnya. (Mauqiful Islam Min ‘Isa ‘alaihissalam, hal. 3)

Beliau turun di tengah golongan yang dimenangkan (ath-Thaaifatul Manshuurah) yang berperang di jalan haq dan berkumpul untuk memerangi Dajjal. ( HR. Muslim (no. 156 (247)), Ahmad (III/384), Abu ‘Awanah (I/106), Ibnul Jarud (no. 1031) dan Ibnu Hibban (no. 6780) dari Sahabat Jabir bin ‘Abdillah .) Beliau turun pada waktu didirikannya shalat Shubuh dan shalat di belakang pemimpin golongan tersebut. Beliau tidak membawa syari’at baru namun mengikuti syari’at yang dibawa oleh RasuluLLAAH SAW ( Qishshatul Masiih ad-Dajjaal wa Nuzuuli ‘Isa Alaihissalam wa Qatlihi Iyyaahu (hal. 142-143) oleh Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani )

Nabi ‘Isa akan datang kedua kalinya nanti sebagaimana akan dijelaskan lebih lanjut nanti di Artikel berikutnya jadi sabar yahh,,,,,heuheuheuheu


Beliau Alaihissalam turun di Menara Putih yang terletak sebelah timur kota Damaskus di Syam (Syiria). Beliau Alaihissalam menggunakan dua pakaian yang dicelup sambil meletakkan kedua tangannya pada sayap dua Malaikat, apabila Beliau menundukkan kepala, maka (seolah-olah) meneteskan air, apabila Beliau mengangkat kepala maka (seolah-olah) berjatuhanlah tetesan-tetesan itu bagai manik-manik mutiara. Dan tidak seorang kafir pun yang mencium nafasnya melainkan akan mati padahal nafasnya sejauh mata memandang. (lihat HR. Muslim (no. 2937 (110)) dari Nawwas bin Sam’an RadhiyaLLAAHu 'anhu. Lihat Syarah Shahiih Muslim (XVIII/67-38), oleh Imam an-Nawawi).


1. Nabi ‘Isa versi Islam merupakan seorang manusia 100%. Baginda hanya merupakan seorang nabi. Al-Quran telah menjelaskan hal ini dengan nyata:


“Isa tidak lain hanyalah seorang Hamba yang KAMI berikan kepadaNya nikmat dan KAMI jadikan Dia sebagai tanda bukti (kekuasaan ALLAAH) untuk Bani Israil. Dan kalau KAMI kehendaki benar-benar KAMI jadikan sebagai gantimu di muka bumi malaikat-malaikat yang turun temurun. Dan sesungguhnya Isa itu benar-benar adalah tanda bagi hari kiamat. Karena itu janganlah kamu ragu-ragu tentang kiamat itu dan ikutilah Aku. Inilah jalan yang lurus.” (Az-Zukhruf: 59-61)



Dan tatkala Isa datang membawa keterangan dia berkata: Sesungguhnya aku datang kepadamu dengan membawa hikmat dan untuk menjelaskan kepadamu sebagian dari apa yang kamu berselisih tentangnya, maka bertaqwalah kepada Allah dan taatlah (kepada) ku.
Sesungguhnya Allah Dialah Rabbku dan Rabbmu, maka sembahlah Dia, ini adalah jalan yang lurus.(Qs.Az-Zukhruf 63-64)



"Dan ingatlah ketika Isa putera Maryam berkata, "Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan apa yang sebelumnya dari Taurat, pemberi kabar gembira dengan seorang rasul yang akan datang sesudahku, namanya Ahmad (Muhammad)". Maka tatkala ia datang kepada mereka dengan keterangan-keterangan, mereka berkata, "Ini adalah sihir yang nyata" (Qs. 61 Ash Shaff 6).


Dan (ingatlah) ketika ALLAAH berKalam: “Hai Isa putera Maryam, adakah Kamu mengatakan kepada insan: ‘Jadikanlah Aku dan ibuKu dua orang sesembahan selain ALLAAH?’.” Isa menjawab: “MAHA SUCI ENGKAU, tidaklah patut bagiKu mengatakan apa yang bukan hakKu (mengatakannya). Jika Aku pernah mengatakannya maka tentulah ENGKAU telah mengetahuinya. ENGKAU mengetahui apa yang ada pada diriKu dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri ENGKAU. Sesungguhnya ENGKAU MAHA MENGETAHUI perkara yang ghaib-ghaib. Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang ENGKAU perintahkan kepadaKu (mengatakan) nya yaitu: ‘Ibadahilah ALLAAH RABB Ku dan RABB mu’, dan adalah Aku menjadi saksi terhadap mereka, selama Aku berada di antara mereka. Maka setelah ENGKAU wafatkan (angkat) Aku, ENGKAU-lah yang mengawasi mereka. ” (Al-Ma`idah: 116-117)


“Tidak ada seorang pun dari Ahli Kitab, kecuali akan beriman kepadanya (Isa) sebelum kematiannya. Dan di hari Kiamat nanti Isa itu akan menjadi saksi terhadap mereka.” (An-Nisa`: 159)


2. TUHAN YESUS versi Kristian adalah manusia/tuhan Yesus yang telah mati dibunuh oleh orang-orang Yahudi. Kitab Injil ada memberitakan hal ini:


Dalam Injil (Perjanjian Baru pada Bible) diberitakan tentang penyaliban, kematian dan kebangkitan Yesus yakni dalam Kitab Matius 27:32, 28:8, Kisah Para Rasul 2:22-24 dan Roma 5:6-8. Lagipula ada fakta lain yang mendukung kejadian tersebut yang telah merubah dunia.


"Sejak waktu itu Yesus mulai menyatakan kepada murid-murid-Nya bahwa Ia harus pergi ke Yerusalem dan menanggung banyak penderitaan dari pihak tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga." (Matius 16:21)



Menurut Injil Markus 15:25, Yesus disalib pada jam 9: “Hari jam sembilan ketika ia (Yesus) disalibkan.”

Padahal menurut Injil Yohanes 19:14, pada jam 12 Yesus masih belum disalib: “Hari itu ialah hari persiapan Paskah, kira-kira jam dua belas.”
Sementara kedua Injil lainnya, yaitu Matius dan Lukas abstain tidak menulis apapun tentang waktu penyaliban.


namun bagi kita hanya ada satu Allah saja, yaitu Bapa, yang dari pada-Nya berasal segala sesuatu dan yang untuk Dia kita hidup, dan satu Tuhan saja, yaitu Yesus Kristus, yang oleh-Nya segala sesuatu telah dijadikan dan yang karena Dia kita hidup. (1 Korintus 8:6)

Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. (Roma 10:9)


“ Lalu datanglah si pencoba (iblis) itu dan berkata kepadaNya : jika Engkau anak ALLAAH…..” (matius 4:3, lihat juga matius 4 : 4-10)….(apa urusanmu dengan kami hai anak ALLAAH…..” (matius 8:29)…..”dan orang orang yang ada diperahu itu menyembah Dia dan berkata Engkaulah anak ALLAAH “ (matius 4 : 32)


Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorangpun tahu , malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anak pun tidak, hanya Bapa sendiri.” (Matius 24:36) Aneh tuhan kog kagak tahu kapan kiamat


“Tetapi ketika mereka sampai kepada Yesus dan melihat bahwa ia telah mati….” (Yohanes 19:33)


“Ia pergi menghadap Pilatus dan meminta mayat Yesus. Pilatus memerintahkan untuk menyerahkannya kepadanya. Dan Yusuf pun mengambil mayat itu….”(Matius 27:58-59)


Jadi siapakah Nabi ‘Isa yang akan muncul di akhir zaman menurut Al-Quran dan Al-Hadis? Sudah tentu Nabi ‘Isa versi Islam, Rasul Allah, manusia 100% dan bukannya tuhan yesus, kehadirannya adalah untuk membersihkan dirinya daripada dipertuhankan oleh orang-orang kafir. Inilah yang dimaksudkan dalam Al-Quran yang berbunyi:


“Ingatlah ketika Allah berkata: ‘Ya ‘Isa, sesungguhnya Aku mengangkat engkau dan meninggikan (derajat) engkau kepada-Ku dan menyucikan engkau dari orang-orang kafir dan menjadikan orang-orang yang mengikut engkau di atas dari mereka yang kafir, sampai hari kiamat….’” (sebahagian dari terjemahan Surah Ali-Imran:55)


Akhir Artikel in menegaskan bahawa pada akhirnya Nabi ‘Isa dan sekalian manusia akan kembali kepada Allah , dan Allah-lah yang akan menjadi Hakim di Hari Kiamat. Hujung ayat itu berbunyi:

“‘…Kemudian tempat kembalimu hanyalah kepada-Ku, lalu Aku hukum antara kamu tentang apa-apa yang kamu perselisihkan.’”. (Surah Ali Imran :55)


Kesimpulan: Al-Quran, Al-Hadis dan ijma’ ulama Islam tidak pernah bersetuju bahawa Nabi Isa yang diceritakan dalam al-Quran merupakan Yesus Kristus, tuhan orang Kristian. Perlakuan orang Kristian memalsukan ayat Al-Quran untuk tujuan menghalalkan ajaran agama mereka ini tidak ubah seperti meletakkan tanda halal pada makanan yang tidak halal bagi umat Islam. Contohnya kejadian penggunaan enzim lemak khinzir di dalam produk Ajinomoto keluaran Indonesia. Di luar kulit mereka gunakan simbol Islam iaitu halal tetapi hakikatnya produk itu telah tercemar!


Firman Allah :


“Segolongan di antara orang-orang Ahli Kitab bercita-cita hendak menyesatkan kamu, dan tiadalah mereka menyesatkan (orang lain), hanya diri mereka sendiri, tetapi mereka tidak menyedarinya.” (Surah Ali-Imran: 69)

Waallahu 'Alam bishowab

Konsep Ke Tuhanan Kristen



Umat Kristen: Wajib Baca Ini Untuk Fahami Konsep Ke Tuhanan Kristen

Artikel ini diharapkan dapat membuat umat Kristen setidaknya bertanya pada diri sendiri setelah rampung membacanya, atau paling tidak mengevaluasi konsep agama mereka. Ini bukan pengharapan yang berlebihan. Namun sebuah konsekuensi bagi setiap manusia yang berfikir. Saya akan memulainya.

Konsep ke Tuhanan Kristen ialah Trinitas,

terdapat tiga esensi ke Tuhanan yakni Sang Ayah, Anak dan Ruh Kudus. Sang anak turun kebumi menggunakan wujud manusia. Karena ingin berinteraksi dengan manusia, guna mengundang mereka kepada keselamatan abadi dan hakiki. Itulah sekilas konsep keTuhanan di ajaran Kristen.

Namun jikalau konsep tersebut di evaluasi. Maka akan muncul sebuah pertanyaan menarik. Silahkan baca ilustrasi saya buat dibagian bawah, ilustrasi yang sangat masuk akal dan tidak berbelit-belit.

Ingat! Menurut ajaran Kristen: Yesus dipercaya sebagai Tuhan, ia Tuhan yang gunakan tubuh manusia kemudian berdakwah kepada bani Israel bahwa dirinya Tuhan dan membawa doktrin keselamatan.

Sekilas perjalanan Yesus versi Perjanjian Baru ialah: Yesus keluar-masuk perkampungan Yahudi. Mengundang siapapun, bagi yang tidak mempercayainya sebagai Tuhan maka di daulat akan menjadi penghuni neraka, tinggal kekal abadi didalamnya.

Ilustrasi

Sekarang saya memberikan sebuah ilustrasi kepada anda. Andai kata, di kampung atau komplek perumahan anda, muncul seorang pria mengaku dirinya sebagai Tuhan. Dia mendatangi siapapun dan mengundang siapapun untuk mengakuinya sebagai Tuhan dan wajib percaya dengan ajaran yang ia bawa. Jika anda dan warga kampung sekitar rumah anda menolak ajakannya, maka ia mengancam semuanya akan masuk neraka.

1. Apakah anda akan mengakui dirinya sebagai Tuhan dan ajarannya?
Jika anda menolak akui dirinya Tuhan dan ajarannya. Silahkan beri alasan.

2. Lalu kira-kira bagaimana kejiwaan orang tersebut menurut anda? Waraskah ia atau sebaliknya, orang tidak waras?

Jika anda sudah menjawab ke 2 pertanyaan diatas, maka baca lagi yang dibawah ini. Kemudian gunakan jawaban itu untuk menjawab pertanyaan diakhir artikel.


Jika kita kembali kemasa kurang lebih 2000 tahun lalu, mengikuti kepercayaan Kristiani, Yesus memproklamirkan dirinya sebagai Tuhan dan janjikan keselamatan dunia-akhirat kepada seluruh orang Yahudi. Siapapun yang menolaknya akan dilempar ke Neraka, kekal mereka didalamnya.

Kira-kira apa yang difikirkan bangsa Yahudi saat itu?

Silahkan direnungkan

Rabu, 24 Oktober 2012

YESUS MANGAJARKAN TAUHID BUKAN TRINITAS

Tauhid Yesus adalah Allah itu Esa Bukan Trinity



Trinity bermakna Tiga di dalam Satu, dan anehnya, konsep ini bukan semua penganut kristian dapat memahaminya. Malah kebanyakan mereka masih samar-samar dengan konsep triniti ini. Ada juga yang mengatakan triniti itu adalah seperti Three Person in One Body (3 dalam 1) dan ada juga yang menyatakan Three Persons To form One God ( 3 menjadi 1). Umumnya kristian

menerimapakai konsep triniti ini. Kita diajar mempercayai bahawa Jesus dan Roh suci adalah setaraf dengan Allah. Tetapi apakah mungkin?

Matius 28:18 Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.

Mengapakah kuasa itu perlu diberi jika Yesus setaraf Tuhan?

Yohanes 14:28 Kamu telah mendengar, bahwa Aku telah berkata kepadamu: Aku pergi, tetapi Aku datang kembali kepadamu. Sekiranya kamu mengasihi Aku, kamu tentu akan bersukacita karena Aku pergi kepada Bapa-Ku, sebab Bapa lebih besar dari pada Aku.

Yesus mengatakan bahwa Bapa lebih besar darinya, maka apakah masih setaraf?
Yesus tak pernah minta orang untuk menyembah dirinya. Yesus tak pernah mengaku sebagai ALLAH. Para paderi, paderi besar & paus sekalipun mengakui jika tak ada 1 ayat pun kat alkitab christian dari yesus yg berkata: Sembahlah aku sahaja, akulah Tuhan Allah-mu.

Mari kita tengok sekejap...

Matius 4:10 Maka berkatalah Yesus kepadanya: "Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, ALLAHmu, dan HANYA KEPADA DIA SAHAJALAH ENGKAU BERBAKTI!"

“ENGKAU HARUS MENYEMBAH ALLAH, DAN HANYA KEPADA DIA SAHAJA ENGKAU BERBAKTI.”

Jika benar Yesus Tuhan, maka ayat yang sepatutnya adalah: “ENGKAU HARUS MENYEMBAHKU, KERANA AKULAH ALLAH & HANYA KEPADAKU SAHAJA ENGKAU BERBAKTI”.
Tetapi tidak ada pula ayat ini.

Apa umat Kristian mahu mengingkari ayat dalam kitab mereka sendiri?

Ayat lain.
Lukas 4:8 Tetapi Yesus berkata kepadanya: "Ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, ALLAHmu, dan HANYA KEPADA DIA SAHAJALAH ENGKAU BERBAKTI!"


Bukti lain...
Ayat yang paling utama dari semua ayat dalam Alkitab

Markus 12:28. Lalu seorang ahli Taurat, yang mendengar Yesus dan orang-orang Saduki bersoal jawab dan tahu, bahwa Yesus memberi jawab yang tepat kepada orang-orang itu, datang kepada-Nya dan bertanya: "HUKUM MANAKAH YANG PALING UTAMA?"
12:29 Jawab Yesus:“Hukum TERUTAMA ialah: Dengar, hai orang israel, tuhan Allah KITA,Tuhan itu ESA.

Jelas Yesus berkata: Tuhan ALLAH itu ESA.


Ucapan Yesus ini sama dengan ucapan Nabi Musa:

Ulangan 6:4 Dengarlah, hai orang Israil: Tuhan itu Allah kita, Tuhan itu esa!

Apa ini bermakna Nabi Musa AS layak di panggil tuhan juga? Tidak!

Bukti lain...
Matius 37 Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.

Yesaya 45:6 Supaya orang tau dari terbit matahari sampai terbenamnya, jika tidak ada yg lain di luar Aku. Akulah TUHAN & tidak ada yang lain.
Yesaya 43:10 "…jika Aku tetap Dia. Sebelum Aku tidak ada Allah dibentuk, & sesudah Aku tidak akan ada lagi.”,

Maka, setelah ALLAH, tidak ada Tuhan lain dibentuk atau lahir atau datang

Markus 10:17 Pada waktu Yesus berangkat untuk meneruskan perjalanan-Nya, datanglah seorang berlari-lari mendapatkan Dia dan sambil bertelut di hadapan-Nya ia bertanya: "Guru yang baik, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?"
18 Jawab Yesus:
"Mengapa kau katakan Aku baik? Tak seorangpun yang baik selain dari pada Allah saja.

Dari ayat diatas, Yesus menolak untuk dipanggil Allah.
 
Waallahu 'alam bishowab

"TUHAN MENJADI MANUSIA"

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh


 

Benarkah? Bahawa Tuhan telah menjadi manusia? Kita semua yang benar-benar percaya akan kewujudan tuhan tentunya akan menyedari bahawa tuhan itu maha kuasa, maha sempurna, dan maha segala galanya. Dalam Islam Tuhan ... mempunyai 99 Sifat yang agung, yang sering disebut sebagai asmaul husna. Namun tidak dalam kristen, tuhan didalam iman kristen boleh menj

adi apa-apa jika dia mahu, seperti apa yang di sampaikan oleh bapak palupi dalam dakwaannya: 
"TUHAN MENJADI MANUSIA"

"Aku" TUHAN dan "Aku" Manusia

PEMAHAMAN yang sering menjadi berbenturan yang harus dituntaskan dalam MEMAHAMI Yesus Kristus antara Yang ILAHI dan yang berperikemanusiaan.

TUHAN telah menjadi manusia (Yohanes 1:1,14)
Kedua macam unsur ini DIMILIKI oleh Yesus Kristus yang ILAHI dan Yesus yang manusiawi; ==> TIDAK DAPAT DIPISAHKAN namun dapat dibezakan.!

Untuk membezakannya:
PERHATIKAN dan TELAAH baik-baik ya (!!)
KE-AKU-annya YESUS KRISTUS ==> "Aku" yang menunjukkan ketidak-setaraannya dengan ALLAH, dan "Aku" yang menunjukkan ke-Aku-an manusiawiannya.
"Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri" (Yohanes 5:30)

"Bapa lebih besar dari pada Aku" (Yohanes 14:28)

"Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan Aku"

== >> Semua ke-Aku-an Yesus ini adalah menunjukkan ke-Aku-an manusiawinya.

Namun, lain halnya dengan TUNTUTAN dan pernyataan ini yaa:

"Aku dan Bapa itu SATU ADANYA (Yohanes 10:30) Aku-nya disini menunjukan kepada Firman yang Hidup dalam Yesus.
"SESUNGGUHNYA sebelum Abraham jadi, Aku telah ADA". Ke-Aku-an Yesus disini menunjukan KWALITAS Firman yang Hidup di dalam Dia.

"Oleh Dia Allah telah menjadikan alam semesta" (Ibrani 1:2). "Kerana di dalam Dialah telah DICIPTAKAN segala sesuatu yang ada di syurga dan yang ada di bumi" (Kolose 1:16). ==> Istilah kata "DIA" disini memang menunjukkan kepada Yesus Kristus DALAM kwalitasnya Firman Allah, bukan dalam kualiti manusiawi.

Semoga dapat memahaminya yang menunjukan kepada DUA KWALITAS KE-AKU-AN Yesus Kristus ini iaitu:

"Aku DI DALAM Bapa dan Bapa di dalam Aku."

"Aku" yang pertama, menunjukkan ke-Aku-an Yesus dalam ke-ILAHI-annya sebagai Firman. Dan "Aku" yang kedua menunjukkan ke-Aku-an Yesus dalam ke-manusiaannya, iaitu bahawa Allah yang wujudnya Roh itu berkuasa di dalam peribadi Yesus.
Yesus yang nampak, yang manusia itu adalah hanya menjadi alat PERANTARA Allah dalam menjalankan KARYA MAHAKASIHNYA.
Bahagian lahiriyah ini adalah Manusia Hamba Utusan, Nabi Allah sekaligus Manusia PENEBUS.

Untuk MEMAHAMI masalah ini dengan tuntas, mari HAYATI dan pahamilah Ilustrasi ini:

Ada seorang "Jeneral" namanya Sudirman.
Pada suatu ketika Sudirman perintahkan kepada tentera-tenteranya: "Aku perintahkan sekarang kalian pergi ke medan perang". Istilah kata "Aku", yang memerintahkan disini adalah menunjukkan kepada ke-aku-an "jeneral" nya, bukan oknum manusianya. Tetapi kalau bapak Jeneral ini sekali waktu berbicara pada isterinya "tolong bikinkan aku kopi ya". Ke-aku-annya disini jelas menunjukkan ke-aku-an oknum manusiawinya, meskipun pada waktu itu, ia berbicara dengan isterinya berpakaian lengkap dalam pangkat ke'Jendral'annya.


Dengan Ilustrasi permisalan ini, dapatlah dibuktikan dan difahami bahawa antara ke-manusia-an Sudirman dan ke-jeneral-annya memang tidak dapat dipisahkan, namun dapat dibezakan.

Semoga dan berharap ilustrasi ini JELAS bgt dapat difahami bahawa:

* LIHATLAH dengan saksama dan PERHATIKAN baik-baik Yesus dalam pernyataan dan TUNTUTAN KE-AKU-annya.

* Secara utuh, bahawa yang nampak dari kepala sampai ke kakinya adalah menunjukkan Yesus yang manusia. Ini 100% manusia.

* Yang tidak nampak, yang berkuasa, ke-mukjizat-annya, TUNTUTAN dan pernyataan di dalam firmanNya, adalah menunjukkan kepada KE-ILAHI-AN Yesus sebagai TUHAN, Firman Allah yang telah menjadi manusia yang di sebut Anak Allah itu ADALAH 100% ALLAH.

ALLAH yang telah MENJADI Manusia Yesus yang ILAHI dan Yesus yang manusia SATU KESATUAN YANG ESA TIDAK DAPAT DIPISAHKAN, namun dapat dibezakan. (!) Amin

Tetapi benarkah argumentasi ini? atau hanya sekadar justifikasi yang di dipaksakan? mari kita test.

Pada bahagian argumentasi pertama / bahagian awal, orang kristen dengan sangat sedar dan tahu betul dan saya yakin ia menggunakan akal sehatnya untuk tidak bermaksud bohong kepada kita, mereka menunjukkan ayat-ayat injil yang menyokong bahawa yesus adalah manusia biasa. Ia tidak bererti bohong kerana memang ayat-ayat tersebut adalah benar berada dalam injil orang kristen. Yesus hanya manusia biasa. Tidak Lebih.

Saat orang kristen mengutip bahasa majas yang digunakan yesus untuk menunjukkan mesej bahawa dirinya adalah 'sama' dengan bapak, sama dengan tuhan, orang kristen kerepotan dengan argumentasi dirinya sendiri yang pertama, yang membuat kedua dakwaannya saling bertolak belakang, percanggahan.

Menghadapi permasalahan ini, orang kristen sedar, bahawa untuk dirinya tidak mungkin alkitab ini salah, dan tidak mungkin alkitab ini percanggahan, maka dari itu orang kristen putar otak, sehingga menobatkan yesus kristus sebagai Manusia dan sebagai Allah. dalam erti yang sebenarnya, Isa Al-Masih adalah manusia dan Allah itu sendiri.

Bagaimana boleh? Jawapannya adalah kerana Allah maha kuasa, sehingga Allah boleh menjadi manusia? Siapa yang mengatakan demikian? Yesus kah? Bukan! Lalu siapa? Jelas yang mengatakan ini adalah orang kristen sendiri, bukan Yesus Kristus. Yesus tidak pernah mengatakan dirinya adalah Allah pencipta langit dan bumi, Yesus juga tidak pernah mengatakan dirinya setara dengan Allah dalam erti yang sebenar, Yesus juga tidak pernah mengatakan bahawa semua orang harus menyembahnya, dan percaya kepada pembunuhan, tidak.
Lalu bagaimana dengan kata-kata yesus yang kelihatannya menyamakan dirinya dengan Allah? Itu hanya kiasan, orang-orang yahudi munafik zaman yesus mengherdik yesus kerana disangka yesus menghujat Allah kerana mensetarakan dirinya dengan Allah, yahudi tidak mengerti ucapan yesus. Sama halnya dengan orang kristen, tidak mengerti, namun bezanya orang kristen menganggap yesus punya hak untuk mengatakan demikian.

Aku dan Bapa adalah satu, bukan kah ini bererti yesus sama dengan Allah? Benar, sama dengan Allah, dalam apa? Dalam sifat dan tabiat? Buktikan! Dalam sifat? Yesus takut dan lari saat di lempari batu oleh yahudi, tetapi Allah tidak takut oleh apapun. Jelas tidak sama dalam sifat. Dalam Tabiat? Yesus tidur, yesus makan, yesus buang air besar, dan yesus menangis ketakutan dan sujud mengharap rahmat Allah, Namun Allah tidak pernah tidur, tidak pernah makan, tidak pernah buang air besar, dan tidak pernah nangis. Jadi jelas bukan sama dalam tabiat.

Lantas sama dalam hal apa? Yang dimaksudkan aku dan bapa adalah satu adalah sama dalam hal mesej yang disampaikan, mesej keesaan tuhan dan cara hidup yang baik, itulah mesej yang sama berasal dari Allah melalui Yesus. Cubalah anda baca konteks dari ayat yang dicomot oleh orang kristen, dan anda akan sedar apa yang sedang yesus bicarakan:

Yohanes
10:22. Tidak lama kemudian tibalah hari raya pentahbisan Bait Allah di Yerusalem; ketika itu musim sejuk.
10:23 Dan Yesus berjalan-jalan di Bait Allah, di serambi Sulaiman.
10:24 Maka orang-orang Yahudi mengelilingi Dia dan berkata kepada-Nya: "berapa lama lagi Engkau membiarkan kami hidup dalam kebimbangan? Jikalau Engkau Mesias, katakanlah terus terang kepada kami. "
10:25 Yesus menjawab mereka: "Aku telah mengatakannya kepada kamu, tetapi kamu tidak percaya; pekerjaan-pekerjaan yang Kulakukan dalam nama Bapa-Ku, itulah yang memberikan kesaksian tentang Aku,
10: 26 tetapi kamu tidak percaya, kerana kamu tidak termasuk domba-domba-Ku.
10:27 Domba-domba-Ku mendengar suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku,
10:28 dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorang pun tidak akan merampas mereka dari tangan-Ku.
10:29 Bapa-Ku, yang memberikan mereka kepada-Ku lebih besar daripada segala-galanya, dan seorang pun tidak dapat merampas mereka daripada tangan Bapa.
10: 30 Aku dan Bapa adalah satu. "
10:31 Sekali lagi orang-orang Yahudi mengambil batu untuk melempari Yesus.
10:32 Kata Yesus kepada mereka: "Banyak pekerjaan baik yang berasal dari Bapa-Ku yang Kuperlihatkan kepada; pekerjaan manakah di antaranya yang menyebabkan kamu mahu merejam Aku? "
10:33 Jawab orang-orang Yahudi itu: "Bukan kerana suatu pekerjaan baik maka kami mau melempari Engkau, melainkan kerana Engkau menghujat Allah dan kerana Engkau, sekalipun hanya seorang manusia saja, menyamakan diri-Mu dengan Allah. "
10:34 Kata Yesus kepada mereka: "Tidakkah ada tertulis dalam kitab Taurat kamu: Aku telah berfirman: Kamu adalah allah?
10:35 Jikalau mereka, kepada siapa firman itu disampaikan, disebut allah-sedang Kitab Suci tidak boleh dibatalkan-,
10:36 masihkah kamu berkata kepada Dia yang dikuduskan oleh Bapa dan yang telah diutus-Nya ke dalam dunia: Engkau menghujat Allah! Karena Aku telah berkata: Aku Anak Allah?
10:37 Jikalau Aku tidak melakukan pekerjaan-pekerjaan Bapa-Ku, janganlah percaya kepada-Ku,
10:38 tetapi jikalau Aku melakukannya dan kamu tidak mahu percaya kepada-Ku, percayalah akan pekerjaan-pekerjaan itu, supaya kamu boleh mengetahui dan mengerti, bahawa Bapa di dalam Aku dan Aku di dalam Bapa. "

Masihkah anda belum paham apa maksud Yesus sebenarnya? Apakah adil rasanya jika kita mengatakan yang sebenarnya tidak terjadi pada diri manusia suci ini? Mari semak firman Tuhan ini:

(QS 21:18) sebenarya Kami melontarkan yang hak kepada yang batil lalu yang hak itu menghancurkannya, maka dengan serta merta yang batil itu lenyap. Dan kecelakaanlah bagimu disebabkan kamu mensifati (Allah dengan sifat-sifat yang tidak layak untuk-Nya).

Wassalamu'alakum warahmatullahi wabarakatuh

Senin, 22 Oktober 2012

HALLELUYAH = PUJILAH DEWA BULAN (YAHWEH)

Para pembaca muslim yang dirahmati Allah SWT., dan para pembaca Kafir
yang dilaknati Allah SWT dan seluruh alam semesta ciptaaNya., sekarang
kita akan melihat suatu keterangan bukti siapa sebenarnya yang menyembah
dewa bulan, zaman dulu Allah memang dianggap dewa bulan oleh
orang-orang arab pagan, karena pada saat Nabi ismael wafat akhirnya

pergeseran demi pergeseran dari ajaran ibrahim yang benarpun mulai
menyimpang yaitu penyembahan terhadap dewa bulan yang dibawa oleh orang –
orang mesir tapi tindakan mereka tidak dapat memperkenalkan dewa Yah
kepada orang-orang arab karena seperti yang kita ketahui orang arab
sangat kuat dalam menjaga tradisi nenek moyang, maka timbul ide
orang-orang pagan mesir mengatakan bahwa dewa bulan yang mereka sembah
bernama Allah hal ini merupakan metode yang juga dilakukan oleh kaum
pagan yunani yaitu paulus dalam memperkenalkan Isa sebagai Je Zeus
kepada orang romawi, akhirnya hingga kedatangan rasulullah orang-orang
arab menjadi memiliki kepercayaan bahwa Allah itu dewa bulan, dan dengan
kedatangan rasulullah Allah SWT. kembali sebagai sebutan kepada Tuhan
yang sejati pencipta Alam semesta, bukan lagi sebutan untuk dewa bulan.

Suatu kesalah yang telah terjadi sejak turun temurun yang dilakukan
oleh umat Yahudi dan Kristen adalah pemujaan terhadap Yah, umat kristen
begitu ngotot bahwa tuhannya Ibrahim bernama Yah Weh, dan Allah SWT.
adalah dewa bulan, ternyata hal tersebut sangat berbeda dengan
kenyataan, ternyata dewa bulan yang sesungguhnya adalah YHWH, dan umat
kristen dan yahudi selalu memujanya dalam ucapan Haleluya. Satu lagi
bukti, Allah SWT. adalah tuhannya Ibrahim adalah pengakuan dari para
pakar dan sarjana bible sendiri.

Hal ini disadari oleh para pakar alkitab di Indonesia dan di situs
Sabda, sehingga mereka tetap mengatakan Allah adalah nama tuhan dan YHWH
adalah hanya gelar seperti halnya adonai, god, ataupun tuhan ataupun
king. Tapi ada orang kafir yang begitu sok dan ngotot mengumbar
kebodohan dan kemaluan sendiri disetiap web dan bahkan buat blok sendiri
untuk pamer kemaluan, dan mengatakan YHWH lah tuhan sejadi dan Allah
adalah dewa bulan, tidak taunya dia membuka pengetahuan kita untuk
mencari tau apa itu Yhwh ternyata para ahli memang sengaja tidak berani
mengatakan bahwa YHWH adalah nama tuhan adalah suatu alasan nya karena
YHWH ditemukan sebagai nama dari dewa pagan Mesir kuno. Hal yang
dilakukan Duladi atau Baidowi ternyata telah membuka borok yahudi
selebar-lebarnya bahwa yang mereka sembah adalah Dewa bulan.

Ok sekarang kita dalam dujul Haleluya, maka kita akan membahas Yah
atau Ya atau Ia yang terdapat pada kalimat “Halelu Ya”. menurut orang-orang yahudi
sebutan Haleluya berarti pujilah tuhan. “Ya”sengaja diartikan sebagai
Tuhan karena kata Ya terdapat pada “Yahweh”. Benarkah Ya atau Ia atau
Yah adalah berarti Tuhan? Ini adalah dewa bulan, di babilonia para pagan
menyebut dewa bulan dengan sebutan “Ya, Ia ataupun Yah” dewa ini
bencong alias memiliki dua identitas sebagai laki-laki dan perempuan.
Tidak berjenis kelamin dan tidak menikah, kemudian ada yang benarama
“Shua” adalah sebutan untuk dewa langit, jadi ketika orang menggabungkan
kedua kata Ia dan Shua maka akan terbentuk dua dewa pagan sekaligus,
yaitu Dewa bulan dan Dewa langit, jadi YahShua atau IaShua adalah
sebutan nama untuk Dewa Bulan dan Dewa Langit

Suatu keanehan, alkitab mumuat nama dewa bulan bangsa babilonia
sebagai nama lain dari dewa bulan yaitu baal, mereka bangsa yahudi telah
murtad setelah mereka mulai memuja berhala EHYEH, bulan dalam bahasa
Ibrani berarti yareach, dan ini sama dengan sebutan untuk YHWH, Ibrani
modern mengeja ini sengaja berbeda, untuk menyimpangkan identitas asli
dari dewa pagan mesir kuno. Tapi tidak masalah, para sarjana sangat
mengetahui ini adalah benar. Bukti para sarjanapun sangat berlimpah
untuk bisa dan tak pernah bisa tersanggah oleh orang yahudi bahwa YHVH
adalah Dewa bulan. Dan mereka para yahudi dan kristen telah lama menjadi
penyembah berhala.

Hal yang dilihat dan pengalaman-pengalaman bangsa bani israel selama
dimesir dulu selalu membayangi bangsa bani Israel ini. Yang mana
kehidupan dengan dewa-dewa dan kekuatan sihir dari mesir kuno dan
majikan mereka. Mereka benar-benar tidak bisa meninggalkan tradisi yang
mereka lakukan secara turun temurun sejak mereka dalam perbudakan bangsa
mesir kuno.

Walau sebelumnya telah diperingatkan oleh Musa, bani Israil tetap
dalam penentangan mereka, dan ketika Musa meninggalkan mereka, mendaki
Gunung Sinai seorang diri, penentangan itu tampak sepenuhnya. Dengan
memanfaatkan ketiadaan Musa, tampillah seorang bernama Samiri. Dia
meniup-niup kecenderungan bani Israil kepada apa yang dilakukan oleh
majikan mereka dulu yaitu menyembah berhala. dan membujuk mereka untuk
membuat patung seekor anak sapi dan menyembahnya. Konon kisah berhala
tersebut terbuat dari emas yang didalamnya dimasukkan tanah pijakan Nabi
Musa dan Dengan sedikit mantra yang dilihat waktu majikannya dulu
berbuat sihir maka patung tersebutpun dapat berbicara, sihir itu disebut
Kabbalah.

Kecenderungan bani Israil terhadap keberhalaan Mesir Kuno dan dewa
Yah (dewa Bulan), yang telah kita gambarkan di sini, penting untuk
dipahami dan memberi kita wawasan tentang perubahan dari teks Taurat

Penyisipan ajaran keberhalaan mesir kuno oleh umat yahudi ini sudah
menjadi kekhawatiran dalam diri Musa sendiri, ke khawatiran Musa
tertulis dalam kitab ulangan 31:26 “Ambillah kitab Taurat ini dan
letakkanlah di samping tabut perjanjian TUHAN, Allahmu, supaya menjadi
saksi di situ terhadap engkau. 31:27 Sebab aku mengenal kedegilan dan
tegar tengkukmu. Sedangkan sekarang, selagi aku hidup bersama-sama
dengan kamu, kamu sudah menunjukkan kedegilanmu terhadap TUHAN, terlebih
lagi nanti sesudah aku mati. (takut diubah isi taurat oleh orang
israel)

Bukti penyimpangan-penyimpangan bangsa Israel kepada dewa mesir kuno
banyak tercatat dalam Alkitab, seperti dalam: Bilangan 22:41 dan Num
25:3, hakim-hakim 2:13, 8:33; 2raja2 23:13, 1:2, 16:16, 23:13, 1raja 2
11:33

Mazmur 68:4 2Tawarikh 33:3; Yehezkiel 8:16; 8:1 dan lainya.

Nah kembali kepada Haleluya apakah artinya?

Dalam bahasa Ibrani Halelu berarti “Puji” dan Ya adalah dewa bulan

Lihat disini nama-nama dewa mesir kuno

Jadi haleluya artinya adalh puji dewa bulan

Umat kristen terpelajar memang sangat menyembunyikan itu dan berusaha
untuk mengatakan bahwa Tuhan ibrahim adalah Allah, lihat situs Sabda
sangat jelas YHWH diartikan sebagai gelar sebutan saja bukan nama
pribadi tuhan, YHWH sama dengan Adonai, King, Tuhan, dll. Tapi KRISTEN
begitu ngotot mengatakan bahwa Tuhan Ibrahim dalam alkitab adalah YHWH
sampai kirim surat ke LAI untuk merubah terjemahan Tuhan jadi YHWH, ga
bisa dibayangin pasti orang LAI mentertawakan kebodohan ini.

TIDAK ADA DOSA WARIS DAN PENEBUSAN DOSA


“Maka kira-kira pada pukul tiga pagi itu, berteriaklah Jesus dengan suara yang nyaring katanya: Ya Tuhanku! Wahai Tuhanku! Mengapa Engkau meninggalkan aku?” (Matius 27:46)
Dalam ayat di atas, Jesus berteriak meminta pertolongan Tuhan ketika dia hendak disalib. Mengapakah dia menjeritmeminta pertolongan Tuhan sedangkan dia sendiri tahu yang kelahirannya ke dunia ini hanyalah untuk disalibkan, supaya dosa-dosa manusia dapat ditebus?

Ini menunjukkan yang Jesus sendiri tidak bersedia untuk disalib, apatah lagi untuk menebus dosa-dosa manusia. Konsep penebusan dosa manusia yang diajar dalam agama Kristian pada hari iniadalah palsu belaka.
Mengapa badan ketuhanan Jesus tidak mampu mententeramkan badan kemanusiaannya?

Kalau benar kedatangan Jesus sebagai Anak Tuhan adalah untuk disalibkan, mengapa badan ketuhanan Jesus (iaitu Anak Tuhan itu) lari? Maksudnya yang disalibkan itu ialah badan kemanusiaan Jesus, bukannya badan ketuhanan (iaitu Anak Tuhan yangsebenar) yang sepatutnya disalib untuk menebus dosa manusia!
Jika begitu, Anak Tuhan yang sebenarbelum disalibkan lagi. Maka dosa orang-orang Kristian pun belum dihapuskan.
Untuk melenyapkan dosa waris umat Kristian, mereka terpaksalah memanggilbadan ketuhanan Jesus (iaitu Anak Tuhan yang sebenar) lalu disalibkan betul-betul.

“…….Sesungguhnya terkutuklah setiap orang yang tergantung pada kayu.” (Galatia 3:13)

Jesus mati dengan cara disalib, iaitu digantung pada palang kayu. Kalau mengikut ayat Injil ini, Jesus itu adalah orang yang terkutuk kerana dia sendiri tergantung pada kayu. Benarkah ayat ini?
Bagaimana orang yang terkutuk boleh menjadi mulia dan mampu menebus segala kesalahan manusia?

“Orang yang berbuat dosa itu juga akan mati, maka anak tidak akan menanggung kesalahan bapanya, dan bapa pun tidak akan menanggung kesalahan anak-anaknya, kebenaran mereka yang benar terletak pada dirinyadan kejahatan orang fasik juga terletak pada dirinya.” (Yehezkial 18:20)

Setiap orang akan menanggung dosa-dosanya sendiri. Dengan ini ajaran ‘Dosa Waris’ dan ‘Penebusan Dosa’ di dalam Kristian tertolak sama sekali.

“Tetapi menurut kedegilanmu dan hati yang tidak mahu bertaubat, engkau menghimpunkan kemurkaan ke atas dirimu untuk hari muka dan kenyataan hukum Allah yang adil, yang akan membalas ke atas setiap orang mengikut perbuatannya (sendiri).” (Surat Kiriman Paulus kepada Orang Rom 2:5&6)
Tuhan akan membalas mengikut perbuatan masing-masing. Tidak ada dosa yang boleh diwariskan dari seorangkepada seorang yang lain.
Jesus bukanlah penebus dosa umat manusia.

“Kerana anak manusia akan datang dengan kemuliaan Bapanya beserta dengan segala malaikatnya, pada masa itu Dia akan membalas kepada setiap orang mengikut amal perbuatannya.” (Matius 16:27)

Memang tidak ada dosa waris dan penebusan dosa.
“Kerana tak dapat tidak kita semua akanjadi nyata di hadapan kursi pengadilan Kristus, supaya setiap orang menerima balasan sebagaimana yang dilakukan oleh tubuh itu, baik atau jahat.” (Surat Kiriman Kedua Kepada Orang Kristian 5:10)
Lagi-lagi Bible sendiri menyatakan tidak ada dosa waris. Dosa Nabi Adam dan Hawa sama sekali tidak diwariskan kepada anak cucunya dan sama sekali tidak ditebus dengan penyaliban Jesus.

Menurut ajaran Kristian, kedatangan Jesus adalah untuk disalib sebagai menebus dosa-dosa manusia (walaupun telah dibuktikan sebelum ini yang Jesus sendiri tidak bersedia untuk disalibkan- sila semak kembali ayat Bible Matius 27:46. Akhirnya Jesus pun ditangkap olehpara pengkhianat lalu dibunuh di palang salib.
Persoalannya… mengapakah orang-orang yang menangkap dan membunuh Jesus dianggap pengkhianat atau para penjahat oleh agama Kristian? Seandainya mereka tidak menangkap dan membunuh Jesus, maka tidak tertebuslah dosa manusia. Sepatutnya mereka dianggap wira dan orang-orang alim kerana mereka tolong mempercepatkan penebusan dosa manusia.

Tambahan lagi, apabila Jesus disalib maka hapuslah dosa-dosa umat manusiatermasuk lah mereka yang menangkap dan membunuhnya. Malangnya hingga ke hari ini mereka yang begitu besar jasanya terhadap umat manusia masih dianggap para pengkhianat oleh penganut agama Kristian.
Cubalah fikirkan berulang kali secara waras.

Agama Kristian percaya budak-budak kecil yang baru lahir telah membawa ‘dosa waris’. Mereka telah sedia berdosakerana mewarisi dosa-dosa NabiAdam dan Hawa. Dengan sebab itu, mereka perlu dibaptis (biasanya dibawa ke gereja kepada paderi) untuk menghapuskan ‘dosa waris’ tersebut. Apabila seseorang anak kecil itu mati sebelum sempat dibaptis, maka dia tidakdapat masuk ke dalam syurga memandangkan dia berdosa.

Malangnya semua kepercayaan karut Kristian ini dibantah oleh Jesus sendiri dalam Bible:
“Biarkanlah anak-anak kecil itu, jangan dilarang mereka itu datang kepadaku kerana orang seperti inilah yang mempunyai kerajaan di syurga.” (Matius 19:14)

Dalam peristiwa di atas Jesus telah mengakui kesucian anak-anak kecil, bahkan anak-anak kecil itu akan memiliki kerajaan di syurga sedangkan mereka belum dibaptiskan dan belum mengakui penyaliban Jesus sebagai penebus dosa manusia. Sememangnya setiap anak yang lahir itu suci dan tidak membawa ‘dosa waris’.